Wartawan Mengaku Dapat Ancaman Saat Konfirmasi Oknum Polisi di SPBU 24.373.80, atas Dugaan Antrian BBM Yang Memakan Badan Jalan

DETIK TIMUR

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:40 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartawan Mengaku Dapat Ancaman Saat Konfirmasi Oknum Polisi di SPBU 24.373.80, atas Dugaan Antrian BBM Yang Memakan Badan Jalan


MERANGIN, JAMBI||detiktimur.net –  Kemacetan panjang di ruas Jalan Nasional Lintas Sumatera kawasan Simpang Limbur, Kabupaten Merangin, diduga dipicu oleh antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 24.373.80 setempat hingga memakan sebagian badan jalan umum. Senin (8/6/2026)

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan kendaraan roda empat dan kendaraan angkutan mengantri hingga keluar area SPBU 24.373.80 Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalur utama penghubung antar wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga sekitar mengaku kondisi antrean kendaraan yang meluber ke badan jalan bukanlah hal baru. Menurut mereka, kemacetan akibat antrean pengisian BBM sudah sering terjadi dan belum mendapat penanganan yang maksimal.” Terang warga

Saat melakukan upaya konfirmasi di lokasi terkait penyebab antrean kendaraan dan pengelolaan SPBU, wartawan mengaku mendapat intimidasi dan ancaman dari beberapa orang yang tidak dikenal. Insiden tersebut dinilai sebagai bentuk tindakan yang dapat menghambat tugas jurnalistik dalam mencari dan menyampaikan informasi kepada publik.

Selain itu, di lokasi juga terlihat seorang oknum anggota kepolisian inisial (W). Kehadiran oknum tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Namun demikian, informasi mengenai dugaan keterlibatan ataupun peran (beking) yang bersangkutan masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak terkait.

Akan tetapi sangat di sayangkan ketika seorang wartawan dari jakarta mengkonfirmasi kepada oknum anggota polisi berinisial (WL) anggota Polres Merangin yang saat itu berada di SPBU, “Ini kenapa pak antrean mobil sampai memakan jalan nasional, WL dengan gestur tubuh yang tegap menjawab kamu mau apa dengan nada tinggi.” Ungkapnya kepada Wartawan.

Kapolri secara tegas melarang anggota kepolisian membekingi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, maupun segala bentuk praktik penyimpangan komoditas yang merugikan masyarakat.

Sanksi Berat: Oknum anggota kepolisian yang terbukti terlibat atau membekingi praktik ilegal SPBU akan ditindak secara tegas.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, SPBU tersebut disebut-sebut berkaitan dengan salah satu pejabat no satu di kabupaten Merangin. Namun informasi tersebut juga masih perlu diverifikasi lebih lanjut kepada pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum dan lembaga pengawas sektor migas, segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional SPBU 24.373.80 tersebut, terutama terkait penyebab antrean panjang yang terus berulang dan dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas.

Warga juga meminta agar pengawasan distribusi BBM diperketat guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan yang berlaku serta tidak merugikan masyarakat pengguna jalan.

Dugaan kecurigaan adanya rutinitas pengisian BBM solar subsidi kepada puluhan mobil pick up dan truk yang tangkinya sudah di modifikasi tersebut dibenarkan oleh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 24.373.80 belum memberikan keterangan resmi terkait antrean kendaraan yang menyebabkan kemacetan maupun dugaan intimidasi terhadap wartawan saat melakukan konfirmasi. [Red]

Berita Terkait

DPD PSI Kabupaten Bangka Bersama Masyarakat Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Sungailiat
Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas
KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid
Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor
Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas
Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa
Polresta Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Sinergi, Tingkatkan Keamanan Layanan Perbankan
Kakanwil Sulsel Perkuat Tugas dan Fungsi Petugas Pemasyarakatan di Lapas Watampone

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Polsek Babussalam Sosialisasikan Bahaya Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar Sisa Panen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Bukit Tusam Turun Langsung Edukasi Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Lewat Program POLIDIK, Kapolres Aceh Tenggara Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Hadir Sejak Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pastikan Strong Point Berjalan Optimal demi Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Sambut Hari Humas Polri ke-75, Polres Aceh Tenggara Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid

Berita Terbaru