Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Jadi Kunci Wujudkan UMKM 4.0 Berbasis Digital dan Mandiri dari Aceh

DETIK TIMUR

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:58 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, (15/10/2025) — Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan bersaing di pasar internasional, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menyelenggarakan webinar bertajuk “UMKM Naik Kelas, Siap Mendunia” pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan yang digelar secara daring melalui platform Zoom ini mendapat sambutan luar biasa, dengan diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM tidak hanya dari Aceh, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Depok, Yogyakarta, Bojonegoro, Sumedang, Batam, Kalimantan, dan kota lainnya di seluruh nusantara.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menyampaikan bahwa UMKM merupakan kekuatan utama perekonomian nasional. Menurutnya, UMKM harus memiliki tiga kekuatan utama dalam menjalankan usahanya, yakni kualitas produk, kuantitas produksi, dan kontinuitas usaha. Ia juga menegaskan pentingnya pelaku usaha di Aceh untuk memanfaatkan peluang ekspor yang semakin terbuka lebar. Saat ini, terdapat tiga kali penerbangan Banda Aceh–Kuala Lumpur setiap minggunya, dan dalam waktu dekat akan dibuka jalur kargo dari Lhokseumawe menuju Penang, Malaysia. “Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi pelaku UMKM di Aceh untuk memperluas pasar dan membawa produk lokal ke kancah internasional,” ujar Bier.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Muparrih, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Aceh, berlangsung dengan penuh antusiasme dan diskusi yang hangat. Tiga narasumber inspiratif hadir membagikan pengalaman, wawasan, dan motivasi bagi para pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasumber pertama, Ratu Nur Annisa, merupakan Owner PT Bitata Food Indonesia dan PT Biar Tambah Takwa. Dalam paparannya, Ratu berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan bisnisnya yang dimulai dari berjualan pancake rumahan hingga kini mampu menembus pasar modern dan ratusan toko di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa kerja keras, inovasi, dan ketekunan adalah kunci utama dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, motivasi untuk terus belajar dan memahami kebutuhan pasar menjadi peluang utama untuk terus tumbuh. “Konsistensi dan adaptasi menjadi modal besar bagi pelaku UMKM untuk bisa bertahan dan berkembang,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Iko Sukma Handriadianto, Founder UKM Mendunia Foundation, menyampaikan bahwa UMKM Aceh memiliki potensi besar untuk menembus pasar global melalui penguatan digitalisasi, pemahaman logistik, dan optimalisasi sumber daya lokal. Ia menjelaskan bahwa ekspor tidak harus dilakukan oleh badan usaha, karena pelaku perorangan pun bisa melakukan ekspor secara mandiri. Dengan dukungan pemerintah, infrastruktur pelabuhan dan bandara, serta akses teknologi yang luas, UMKM dapat bertransformasi menjadi UKM 4.0 yang mandiri dan berdaya saing internasional. “Manfaatkan seluruh infrastruktur yang sudah disiapkan pemerintah, termasuk fasilitas ekspor langsung dari Aceh. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendukung adalah kunci mewujudkan ekonomi Indonesia yang kuat dan sejahtera,” tegasnya.

Sebagai narasumber terakhir, Leni Rahmasari, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh sekaligus Penyuluh Anti Korupsi Pertama yang tersertifikasi KPK, menyampaikan pentingnya menjaga integritas dalam membangun usaha. Ia menegaskan bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga penyakit moral yang dapat merusak sendi kehidupan bangsa, termasuk mengganggu kestabilan ekonomi nasional. “Pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri melalui penguatan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas. Mari jadikan integritas bukan sekadar kata, tetapi sikap hidup yang nyata,” pesan Leni dalam paparannya yang inspiratif.

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang menarik antara narasumber dan peserta, termasuk dari pelaku UMKM asal Batam dan Aceh. Banyak peserta mengapresiasi inisiatif Bea Cukai Aceh dalam menghadirkan ruang belajar dan berbagi inspirasi bagi UMKM untuk terus berkembang dan siap mendunia.

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Aceh berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem UMKM yang berintegritas, tangguh, dan berdaya saing global.

UMKM Siap Mendunia, Indonesia Maju Tanpa Korupsi.

(RED)

Berita Terkait

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
Bea Cukai Aceh Dorong Iklim Usaha Sehat Melalui Penindakan Barang Ilegal yang Terpadu
Oknum Ir. H. T.A Kha, MM Di Somasi KRN Menjual Tanah yang Bukan Haknya
ECD Resmi Tanpa Biaya, Barcode Hanya Diterbitkan di Situs Resmi Bea Cukai
DPP IWO Indonesia Pilih 11 Provinsi Termasuk Aceh untuk Lengkapi Persyaratan Verifikasi
Harga Beras Melonjak, SAPA Desak Bulog Aceh Hentikan Pengiriman ke Luar Daerah

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:18 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:27 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:04 WIB

Ketika Jual Beli Rumah Sendiri Dipidana Secara Adat, Putusan Jambur Lak-lak Memantik Dugaan Rekayasa

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:45 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:40 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara: Media Harus Jadi Pilar Demokrasi, Bukan Alat Propaganda Politik

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:15 WIB

Bakti Sosial Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Bersama Polres Aceh Tenggara Bantu Warga Bersihkan Rumah Pascabanjir

Berita Terbaru