Shalat Lima Waktu Jadi Benteng Diri, Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Dekatkan Diri kepada Allah

ASWAR

- Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:30 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net HUMDER, MAKASSAR — Polres Pelabuhan Makassar terus memperkuat pendekatan humanis dan religius kepada masyarakat melalui program Safari Memakmurkan Masjid. Lewat kegiatan salat Dzuhur berjamaah bersama warga, personel kepolisian mengajak masyarakat untuk senantiasa mendirikan salat wajib lima waktu sebagai fondasi keimanan, pembentukan akhlak, sekaligus benteng moral dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

 

Program tersebut diikuti personel gabungan Polres Pelabuhan Makassar bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat serta dialog penuh keakraban antara polisi dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan bahwa pesan utama yang terus digaungkan melalui Safari Memakmurkan Masjid adalah pentingnya menjaga salat wajib lima waktu dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mari dirikan salat wajib lima waktu. Jangan tinggalkan salat, karena salat adalah tiang agama, benteng diri, dan jalan untuk mendekatkan hati kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dari pribadi yang menjaga salat dan memiliki akhlak yang baik, insyaallah akan lahir keluarga dan lingkungan yang aman, damai, serta penuh keberkahan,” ujar Aipda Adil.

 

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah jamaah merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelayan, dan pengayom yang bersama-sama mengajak kepada kebaikan.

 

“Polri itu untuk masyarakat. Kami hadir sebagai sahabat, pelayan, dan penjaga. Mari kita makmurkan masjid, jaga salat lima waktu, perkuat iman, dan bersama-sama merawat keamanan demi kebaikan dunia dan akhirat,” katanya.

 

Aipda Adil menjelaskan, salat lima waktu bukan sekadar kewajiban ritual seorang muslim, tetapi juga memiliki nilai besar dalam membentuk kedisiplinan, kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri.

 

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Surah Al-‘Ankabut ayat 45, salat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Nilai inilah yang menjadi salah satu landasan ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan salat sebagai benteng moral dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

 

“Ketika salat dijaga, hati akan semakin dekat kepada Allah. Ketika hati terjaga, insyaallah akhlak juga semakin baik. Dari akhlak yang baik akan tumbuh sikap saling menghormati, saling peduli, dan saling menjaga. Inilah salah satu pondasi penting terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelasnya.

 

Menurutnya, berbagai persoalan seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, kekerasan, perkelahian, dan tindakan kriminal lainnya tidak cukup dicegah hanya melalui penegakan hukum. Diperlukan pula benteng moral dan spiritual yang kuat dari dalam diri setiap individu.

 

Karena itu, Polres Pelabuhan Makassar mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan masjid, meramaikan salat berjamaah, mengikuti majelis ilmu, serta menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan persaudaraan.

 

Dalam Islam, salat berjamaah memiliki kedudukan yang istimewa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menerangkan bahwa salat berjamaah lebih utama dibandingkan salat sendirian dengan keutamaan dua puluh tujuh derajat.

 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 18 bahwa mereka yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut selain kepada Allah.

 

Bagi Aipda Adil, masjid mempunyai peran strategis dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Ketika masjid hidup dengan salat berjamaah, majelis ilmu, dan berbagai kegiatan positif, maka nilai persaudaraan dan semangat saling menjaga akan semakin kuat di tengah masyarakat.

 

“Dengan memakmurkan masjid, kita memakmurkan hati. Dengan menjaga salat lima waktu, kita memperkuat iman dan akhlak. Mari jadikan azan sebagai panggilan yang kita utamakan dan masjid sebagai tempat kita bersujud, bersilaturahmi, serta memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Kamtibmas yang kondusif merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat, dimulai dengan memperkuat hubungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menjaga hubungan baik antarsesama manusia.

 

“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Mari bersama-sama mendirikan salat wajib lima waktu, memakmurkan masjid, memperkuat ukhuwah, dan menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, damai, serta penuh keberkahan,” tutup Aipda Adil.

 

Program Safari Memakmurkan Masjid mendapat sambutan hangat dari jamaah dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, persaudaraan, dan peradaban umat.

 

Melalui pendekatan religius yang menyejukkan, Polres Pelabuhan Makassar membawa pesan sederhana namun mendalam: mari dirikan salat wajib lima waktu, makmurkan masjid, perkuat iman, dan bersama-sama menjaga kedamaian. Sebab, keamanan yang kokoh tidak hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari hati yang bertakwa, akhlak yang terjaga, dan masyarakat yang peduli terhadap sesama.

Berita Terkait

Kami Muak Dengan Janji!! Warga Kutalimbaru Teriak: Jangan Biarkan Bandar Terus Menghancurkan Ekonomi Kami!
Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja
Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!
Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada
Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH Program TMMD ke-130 Berlanjut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Program TMMD, Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kampung Pepelah Dibuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Bakti Sosial Dalam Rangka Menyambut Hut Ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Bersama Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Awal Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 013/ Gayo Lues Fokus pada Sasaran Fisik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Berita Terbaru