Di Balik Puing Rumah Roboh, Ketua Umum KJNI Titipkan Harapan kepada Bupati Tangerang untuk Keluarga Laelah

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:15 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net TANGERANG – Di sebuah sudut Kampung Cipaeh Kijamal, Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, sebuah keluarga kecil tengah berusaha bangkit dari musibah yang mengubah kehidupan mereka, Rabu (22/07/26).

 

Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung bagi Ibu Laelah, suami, dan keempat anaknya roboh pada 8 Juli 2026. Bangunan yang menjadi saksi perjalanan hidup keluarga itu kini tinggal puing-puing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di balik musibah tersebut, tersimpan sebuah rasa syukur yang tak terhingga. Saat rumah ambruk, Ibu Laelah yang sedang mengandung bersama keempat anaknya sedang berada di luar rumah, sehingga seluruh anggota keluarga selamat dari peristiwa tersebut.

 

Namun, keselamatan itu menyisakan kenyataan yang tidak mudah. Mereka kehilangan satu-satunya tempat tinggal. Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga ini harus memulai kembali kehidupan dari titik yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

 

Suami Ibu Laelah bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak menentu, penghasilan tersebut harus mencukupi kebutuhan hidup keluarga, termasuk merawat empat orang anak, di mana anak pertama mereka membutuhkan perhatian dan perawatan khusus, kondisi tersebut membuat keluarga ini belum memiliki kemampuan untuk membangun kembali rumah yang telah roboh.

 

Melihat kondisi tersebut, Ketua Umum Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI), Arul, menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan agar musibah yang dialami keluarga Ibu Laelah dapat memperoleh perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

Menurut Arul, setiap musibah yang menimpa masyarakat bukan hanya menjadi ujian bagi keluarga yang mengalaminya, tetapi juga menjadi panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk menghadirkan kepedulian dan semangat gotong royong.

 

“Kami percaya Pemerintah Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Drs. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si., senantiasa memiliki komitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

 

Oleh karena itu, kami berharap kondisi keluarga Ibu Laelah dapat menjadi salah satu perhatian pemerintah sesuai dengan kewenangan, program, dan ketentuan yang berlaku,” ujar Arul.

 

Arul menjelaskan bahwa KJNI telah menerima informasi mengenai musibah tersebut dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi, berdasarkan kondisi yang ditemukan, keluarga tersebut benar-benar membutuhkan perhatian agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.

 

Sebagai bentuk kepedulian, KJNI juga telah menyampaikan surat kepada Bupati Tangerang yang berisi informasi mengenai musibah tersebut serta harapan agar Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat memberikan perhatian sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

 

Arul menegaskan bahwa langkah yang dilakukan KJNI bukan dimaksudkan untuk mendesak pemerintah, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

 

“Kami memahami bahwa pemerintah memiliki mekanisme dan skala prioritas dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Karena itu, harapan kami disampaikan dengan penuh penghormatan agar keluarga Ibu Laelah dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah.

 

Kami percaya setiap kebijakan yang lahir dari kepedulian akan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang sedang menghadapi ujian kehidupan,” katanya.

 

Lebih lanjut, Arul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat kepedulian sosial.

 

Menurutnya, gotong royong merupakan kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus dijaga, terlebih ketika ada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

 

“Rumah memang dapat dibangun kembali, tetapi harapan juga harus dibangun bersama. Kami berharap keluarga Ibu Laelah tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini.

 

Semoga Allah SWT membuka pintu-pintu pertolongan melalui orang-orang yang diberikan kemampuan untuk membantu, termasuk melalui perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

Kepedulian kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah rakyatnya,” tutup Arul.

 

Musibah yang dialami keluarga Ibu Laelah menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka dan laporan bencana, terdapat keluarga yang sedang berjuang mempertahankan harapan.

 

Semoga ikhtiar yang dilakukan berbagai pihak dapat menjadi jalan bagi mereka untuk kembali memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan menjadi tempat tumbuhnya masa depan keempat anak mereka.

Berita Terkait

Dari Jalan ke Dunia Pendidikan, 20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Siap Layani Siswa Sekolah Rakyat
Dugaan Penggunaan Narkotika Dibantah Hasil Pemeriksaan, Polres Tanah Karo Tegaskan Tes Urine Negatif
Warga Desa Mangga Meradang! Titik Pengaspalan Dipertanyakan, Material Sertu Hambat Akses Mencari Nafkah
Kami Muak Dengan Janji!! Warga Kutalimbaru Teriak: Jangan Biarkan Bandar Terus Menghancurkan Ekonomi Kami!
Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19 WIB

GPN Kawal Kasus Suami FA di Sampang, Rolis Sanjaya Siap Tempuh Jalur Propam Jika Ditemukan Dugaan Pelanggaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:02 WIB

“Janji di Atas Kertas, Realitas di Lapangan — Masyarakat Menagih Kinerja Kapolri Baru”

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

DPD PSI Kabupaten Bangka Bersama Masyarakat Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Sungailiat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:43 WIB