Dugaan Rp450 Miliar Memantik Kemarahan Publik, Satu per Satu Keluhan Pelanggan PDAM Tirtanadi Bermunculan

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:12 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net MEDAN – Sorotan terhadap dugaan kebocoran anggaran di tubuh PDAM Tirtanadi Sumatera Utara yang disebut mencapai Rp450 miliar per tahun terus memantik gelombang reaksi di media sosial. Setelah pemberitaan sebelumnya viral di berbagai media daring, kolom komentar dipenuhi pengakuan dan keluhan pelanggan yang mengaku mengalami kenaikan tagihan, pelayanan air yang dinilai belum maksimal, hingga berbagai persoalan lain yang selama ini mereka rasakan.

 

Fenomena tersebut seolah membuka “tabir” berbagai keluhan yang sebelumnya hanya menjadi pembicaraan di kalangan pelanggan. Warganet ramai-ramai membagikan pengalaman pribadi, mulai dari tagihan yang disebut terus meningkat, distribusi air yang dinilai tidak lancar, hingga proses pemasangan sambungan baru yang dianggap memberatkan, Minggu (26/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Akun @mbak puji mengaku tagihan air yang biasanya sekitar Rp50 ribu melonjak menjadi Rp100 ribu dan mempertanyakan alasan kenaikan yang dikaitkan dengan perluasan bangunan, padahal menurutnya rumahnya tidak mengalami perubahan. Akun @selvihanyimu juga mengaku tagihannya terus naik, dari sekitar Rp90 ribu pada 2023 menjadi Rp299 ribu pada 2026. Sementara @lolipop mengeluhkan biaya pemasangan sambungan baru yang menurutnya membebani pelanggan karena harus menanggung pengadaan pipa utama.

 

Keluhan lain datang dari @Herbianto Marpaung yang mempertanyakan adanya denda keterlambatan pembayaran di tengah mencuatnya isu dugaan kebocoran. @mom Webita Silaban mempertanyakan kenaikan tagihan meski menurutnya distribusi air tidak lancar. @gyan.yi mengaku pernah menerima tagihan hingga Rp900 ribu dalam satu bulan, sedangkan @Han menyebut tagihannya terus meningkat meski penggunaan air berkurang. @mishel🦋 bahkan mengaku telah menghemat pemakaian air, namun tagihan tetap tinggi.

 

Sementara itu, akun @gphutajulu dan @03Maret@pisces-regar turut menyampaikan kritik serta opini pribadi mengenai pengelolaan perusahaan milik negara maupun daerah. Pernyataan tersebut merupakan pendapat pribadi pengguna media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Gelombang komentar tersebut kemudian berkembang menjadi kritik yang lebih luas terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum. Sejumlah warganet menilai sorotan terhadap dugaan kebocoran anggaran yang terus bergulir belum diikuti dengan langkah yang dinilai memuaskan publik. Kritik juga diarahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang oleh sebagian pengguna media sosial dinilai belum menunjukkan penanganan terhadap berbagai dugaan persoalan yang mencuat di lingkungan perusahaan daerah tersebut.

 

Tidak hanya itu, perhatian publik juga mengarah kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Sejumlah warganet berpendapat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen maupun pejabat di lingkungan PDAM Tirtanadi sebagai upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

 

Di tengah derasnya kritik tersebut, publik juga mempertanyakan besarnya biaya yang setiap bulan dibayarkan oleh pelanggan PDAM Tirtanadi. Menurut pandangan yang berkembang di media sosial, masyarakat telah memenuhi kewajibannya membayar tagihan air secara rutin, namun di sisi lain masih banyak pelanggan yang mengaku menghadapi kenaikan tarif, distribusi air yang tidak stabil, hingga kualitas pelayanan yang dinilai belum memuaskan.

 

Kondisi ini memunculkan tuntutan agar seluruh dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran diusut secara transparan dan tuntas, sehingga masyarakat memperoleh kepastian bahwa dana yang bersumber dari pembayaran pelanggan benar-benar dikelola untuk meningkatkan pelayanan publik sesuai peruntukannya.

 

Namun, ramainya respons publik menunjukkan bahwa pemberitaan mengenai dugaan kebocoran anggaran telah memicu masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, kritik, dan harapan mereka terhadap pelayanan PDAM Tirtanadi. Awak media tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak PDAM Tirtanadi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

 

Tim/Red

Berita Terkait

Dugaan Penggunaan Narkotika Dibantah Hasil Pemeriksaan, Polres Tanah Karo Tegaskan Tes Urine Negatif
Warga Desa Mangga Meradang! Titik Pengaspalan Dipertanyakan, Material Sertu Hambat Akses Mencari Nafkah
Kami Muak Dengan Janji!! Warga Kutalimbaru Teriak: Jangan Biarkan Bandar Terus Menghancurkan Ekonomi Kami!
Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja
Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Dugaan Penggunaan Narkotika Dibantah Hasil Pemeriksaan, Polres Tanah Karo Tegaskan Tes Urine Negatif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Warga Desa Mangga Meradang! Titik Pengaspalan Dipertanyakan, Material Sertu Hambat Akses Mencari Nafkah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada

Berita Terbaru