Dari Musibah Menjadi Harapan, Arul Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangerang

ASWAR

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:32 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net TANGERANG — Musibah yang menimpa Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, setelah rumahnya roboh diterjang angin puting beliung, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau kondisi rumah tersebut pada Senin (10/8/2026) bersama sejumlah jajaran pemerintah daerah. Pemerintah kemudian memastikan rumah Ibu Laila akan segera dibangun kembali dengan kondisi yang lebih layak dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kunjungan itu, turut hadir Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, sejumlah kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa.

 

Ketua Umum Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI), Arul, menilai langkah tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.

 

“Ketika masyarakat mengalami musibah, pemerintah harus hadir bukan hanya untuk melihat, tetapi juga memastikan ada solusi. Respons cepat seperti ini tentu patut diapresiasi,” ujar Arul.

 

Menurut dia, pembangunan kembali rumah Ibu Laila memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengganti bangunan yang roboh. Hunian tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak bagi keluarga.

 

“Rumah bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada kehidupan, keluarga, dan harapan. Karena itu, membangun kembali rumah dengan kondisi yang lebih baik berarti mengembalikan rasa aman sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga,” katanya.

 

Bupati Maesyal Rasyid sebelumnya memastikan pembangunan segera dimulai. Bahkan, pengerjaan diminta dipercepat sesuai harapan keluarga Ibu Laila. Pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu paling lama sekitar dua bulan, dengan harapan dapat diselesaikan lebih cepat.

 

Arul juga menilai keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam penanganan tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat membutuhkan koordinasi lintas sektor.

 

“Pelayanan publik akan terasa manfaatnya ketika keputusan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan. Karena itu, koordinasi dan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat harus terus dijaga,” ujarnya.

 

Bagi Ibu Laila, perhatian tersebut menjadi kabar baik setelah rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal keluarganya roboh akibat bencana. Terlebih, ia baru saja dikaruniai seorang anak.

 

Arul berharap pembangunan rumah berjalan lancar dan keluarga Ibu Laila dapat segera kembali menempati hunian tersebut.

 

“Semoga pembangunan ini menjadi keberkahan bagi Ibu Laila dan keluarganya. Mudah-mudahan rumah baru ini menjadi tempat yang nyaman untuk membesarkan anak, berkumpul bersama keluarga, dan menata kehidupan yang lebih baik,” tutur Arul.

 

Ia menambahkan, kualitas pelayanan pemerintah pada akhirnya dapat dilihat dari seberapa jauh masyarakat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kepercayaan masyarakat tumbuh ketika pemerintah hadir pada saat masyarakat membutuhkan. Semoga semangat pelayanan yang responsif dan humanis seperti ini terus dipertahankan,” pungkas Arul.

 

Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penggunaan Narkotika Dibantah Hasil Pemeriksaan, Polres Tanah Karo Tegaskan Tes Urine Negatif
Warga Desa Mangga Meradang! Titik Pengaspalan Dipertanyakan, Material Sertu Hambat Akses Mencari Nafkah
Kami Muak Dengan Janji!! Warga Kutalimbaru Teriak: Jangan Biarkan Bandar Terus Menghancurkan Ekonomi Kami!
Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja
Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Dugaan Penggunaan Narkotika Dibantah Hasil Pemeriksaan, Polres Tanah Karo Tegaskan Tes Urine Negatif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:23 WIB

Kami Muak Dengan Janji!! Warga Kutalimbaru Teriak: Jangan Biarkan Bandar Terus Menghancurkan Ekonomi Kami!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Sabtu, 24 Okt 2026 - 12:25 WIB