Castro Selamat dari Ancaman Tombak Babi Setelah Berusaha Melerai KDRT

DETIK TIMUR

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 01:07 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raja, Ogan Ilir – Sebuah insiden menegangkan terjadi pada Minggu malam (28/09/2025) pada pukul 21.00 WIB di Kelurahan Tanjung Raja. Castro, seorang warga yang berniat baik memisahkan keributan rumah tangga, justru nyaris kehilangan nyawa akibat ancaman pembunuhan dengan senjata tajam berupa tombak Babi yang dilakukan oleh Rizal Ependi.

Awal Kejadian

Keributan bermula ketika seorang ibu bernama Dar datang ke rumah Castro meminta pertolongan. Ia mengadu bahwa suaminya, Rizal Ependi, memukul anak kandungnya sendiri hanya karena membela seorang gadis remaja bernama Prisa yang tinggal menumpang di rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tergerak rasa kasihan, Castro bersama sang istri mendatangi rumah Dar dan Rizal Ependi. Niatnya sederhana: menenangkan keadaan, memberi nasihat, dan mencegah terjadinya kekerasan lebih jauh. Namun suasana kian memanas. Adu mulut antara Rizal Ependi dan istrinya, Dar, tak kunjung reda.

Mencegah Kekerasan Berujung Ancaman Maut, ” Saat emosi memuncak, seorang warga bernama Anggun yang tengah hamil berteriak meminta tolong karena Rizal hendak melukai istrinya sendiri. Castro spontan melerai dan mencoba menenangkan.

Namun bukannya menghargai niat baik tersebut, Rizal Ependi justru marah besar. Ia mengambil tombak babi dan mengacungkannya ke arah Castro sambil berteriak:
“Pergi kau dari rumahku! Kalau tidak, kutombak kau mati!”

Suasana pun mencekam. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Castro berusaha menghindar, bahkan melompat turun dari tangga rumah demi selamat dari hunusan senjata tajam. Rizal masih terus mengejar hingga 10–15 meter jauhnya, beruntung Castro berhasil selamat.

Laporan ke Polisi: ” Merasa nyawanya terancam, pada pukul 21.30 WIB Castro bersama istrinya segera mendatangi Polsek Tanjung Raja untuk melaporkan insiden tersebut. Mendapat laporan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi rumah Rizal Ependi. Sayangnya, pelaku sudah kabur bersama Prisa, gadis yang menjadi pemicu keributan.

Kapolsek Tanjung Raja kemudian meminta keluarga pelaku dan RT setempat untuk segera menghubungi Rizal agar mendatangi kantor polisi dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Tegas! Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan ”
Castro menegaskan kepada aparat dan keluarga pelaku: “Jika Rizal Ependi tidak meminta maaf, tidak membuat surat perjanjian tertulis, dan tidak menyesali perbuatannya yang hampir mencelakai nyawa orang yang tidak bersalah, maka kasus ini akan saya bawa sampai ke tingkat Polda. Keadilan wajib ditegakkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.”

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bahwa niat baik justru sering dibalas dengan ancaman. Kekerasan dalam rumah tangga apalagi disertai pengancaman senjata tajam bukanlah perkara sepele. Negara wajib hadir menegakkan hukum, agar tidak ada lagi warga yang jadi korban hanya karena berusaha melerai dan menegakkan kebenaran.

PPWI-OI

Berita Terkait

“Janji di Atas Kertas, Realitas di Lapangan — Masyarakat Menagih Kinerja Kapolri Baru”
DPD PSI Kabupaten Bangka Bersama Masyarakat Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Sungailiat
Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas
KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid
Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor
Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas
Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa
Polresta Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Sinergi, Tingkatkan Keamanan Layanan Perbankan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:40 WIB

Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Fric Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas! MP Club Digerebek, THM Paragon Jangan Dibiarkan Tanpa Kejelasan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dugaan Jatah Rp73 Miliar Mengguncang Dikbud Rohil, Keponakan Bupati H. Bistamam Diduga Jadi Pintu Masuk Permainan Anggaran?

Berita Terbaru