Siaga 1 Narkoba di Tanah Karo! Djupiter Sembiring Bongkar Situasi Darurat: Judi dan Narkoba Disebut Makin Terbuka, Aparat Didesak Bertindak Tanpa Kompromi

ASWAR

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 13:27 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Tanah Karo – Situasi peredaran narkoba dan praktik perjudian di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, disebut telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Data dan laporan yang masuk ke Markas Pusat Pemuda Panca Marga – Legiun Veteran Republik Indonesia (PPM-LVRI) di Jakarta memicu peringatan keras dari jajaran organisasi tersebut.

 

Wakil Sekretaris Jenderal PPM-LVRI pusat, Djupiter Sembiring, menegaskan bahwa kondisi di Tanah Karo tidak lagi bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Ia menilai peredaran narkoba dan aktivitas perjudian kini diduga semakin terbuka, masif, dan seolah berjalan tanpa rasa takut terhadap hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Berdasarkan data dan informasi yang masuk ke markas PPM-LVRI pusat, situasi di Tanah Karo sudah sangat memprihatinkan. Ini bukan lagi sekadar peringatan. Kondisi ini sudah kami tetapkan sebagai Siaga 1 narkoba,” tegas Djupiter Sembiring dari markas PPM-LVRI di Jakarta.

 

Ketua Umum PPM-LVRI, Berto Izaak Doko, bahkan mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran organisasi agar tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Ia memerintahkan pengurus PPM-LVRI di Sumatera Utara dan Kabupaten Karo segera bergerak serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

 

Menurut Berto, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan tegas, maka Tanah Karo berpotensi berubah menjadi wilayah yang semakin rentan terhadap kejahatan narkotika dan perjudian yang merusak sendi kehidupan masyarakat.

 

Ia juga secara terbuka memohon sekaligus mendesak jajaran Forkopimda, TNI, dan Polri di Kabupaten Karo agar tidak menunda langkah penegakan hukum. PPM-LVRI meminta operasi nyata di lapangan untuk menutup seluruh jaringan narkoba dan praktik perjudian yang disebut semakin meresahkan warga.

 

Djupiter Sembiring menilai dampak dari maraknya narkoba dan perjudian di Tanah Karo sudah mulai terasa nyata di tengah masyarakat. Selain merusak moral, fenomena tersebut disebut telah menghancurkan masa depan generasi muda bahkan menelan korban jiwa.

 

“Kami menilai tingkat penyalahgunaan narkoba di Tanah Karo sudah berada pada level yang sangat membahayakan. Jika ini dibiarkan, bukan tidak mungkin satu generasi muda Karo akan hilang akibat narkoba,” ujarnya dengan nada keras.

 

Ia menekankan bahwa persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada satu institusi saja. Seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari Forkopimda, DPRD, hingga aparat keamanan, harus bersatu dan menunjukkan keberanian untuk memberantas jaringan narkoba dan perjudian hingga ke akar-akarnya.

 

Di tengah masyarakat Karo sendiri, lanjut Djupiter, berkembang berbagai isu yang menyebut adanya dugaan pembekingan dari oknum aparat terhadap praktik narkoba dan perjudian. Isu tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

 

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum membuktikan komitmennya secara nyata dengan tindakan tegas di lapangan, bukan sekadar pernyataan atau seremonial belaka.

 

“Jika memang tidak ada pembekingan, maka buktikan dengan tindakan nyata. Tutup semua lokasi, tangkap para pelaku, dan bongkar jaringan yang bermain. Negara tidak boleh kalah oleh bandar narkoba dan mafia perjudian,” tegasnya.

 

PPM-LVRI pusat menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Kabupaten Karo. Bahkan, organisasi tersebut membuka kemungkinan melakukan koordinasi langsung dengan pimpinan nasional, termasuk Panglima TNI dan Kapolri, apabila kondisi di lapangan tidak menunjukkan perubahan signifikan.

 

“Tanah Karo tidak boleh dibiarkan menjadi sarang narkoba. Ini bukan hanya persoalan daerah, tetapi menyangkut masa depan generasi bangsa,” tutup Djupiter Sembiring.(RZ/TM)

Berita Terkait

Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!
Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada
Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas
Fric Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas! MP Club Digerebek, THM Paragon Jangan Dibiarkan Tanpa Kejelasan
Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan
Dugaan Jatah Rp73 Miliar Mengguncang Dikbud Rohil, Keponakan Bupati H. Bistamam Diduga Jadi Pintu Masuk Permainan Anggaran?
22 Unit Perumahan Bhayangkara Diduga Langgar PBG, Tokoh Masyarakat Desak Pemerintah Pusat “Cabut Duri dan Basmi Benalu” di Pemko Medan
Temui Pimpinan BI, Ketua PWI Sulsel Bicara Pentingnya Pelibatan Wartawan Muda

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Polresta Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Sinergi, Tingkatkan Keamanan Layanan Perbankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Kakanwil Sulsel Perkuat Tugas dan Fungsi Petugas Pemasyarakatan di Lapas Watampone

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Temui Pimpinan BI, Ketua PWI Sulsel Bicara Pentingnya Pelibatan Wartawan Muda

Berita Terbaru