Makassar Memanas!Aksi Koboi Debt Collector Seret Motor Warga di Siang Bolong

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, MAKASSAR, 30 Maret 2026 — Aksi penarikan kendaraan bermotor yang diduga dilakukan secara ilegal kembali mencoreng wajah penagihan kredit di Kota Makassar. Kali ini, peristiwa mengejutkan itu terjadi di tengah aktivitas lalu lintas padat di Jalan Pengayoman, dengan cara menghadang langsung kendaraan korban di jalan raya.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WITA dan menimpa Harun (39), seorang warga yang menggantungkan hidup sebagai tukang parkir. Saat kejadian, sepeda motor miliknya jenis Honda Genio warna hitam tengah dikendarai oleh istrinya, PS, yang sedang dalam perjalanan menuju kawasan Bintang.

Namun di tengah perjalanan, laju kendaraan korban tiba-tiba dihentikan secara paksa oleh sekelompok orang yang diduga merupakan oknum kolektor dari perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF). Tanpa prosedur yang jelas, motor tersebut langsung diambil di tempat, meninggalkan korban dalam kondisi syok dan ketakutan di tengah jalan umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini sontak memicu kecaman. Harun menilai tindakan tersebut bukan hanya tidak profesional, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa serta mengganggu ketertiban umum. Ia mengungkapkan, sebelumnya telah ada komunikasi dengan pihak penagih, bahkan dirinya sudah menyatakan kesanggupan untuk melunasi tunggakan pada Senin, 30 Maret 2026.

“Sudah ada kesepakatan, saya minta waktu sampai hari Senin. Tapi kenapa justru istri saya yang dihadang di jalan dan motor langsung ditarik? Ini tidak manusiawi,” tegas Harun.

Peristiwa ini mempertegas sorotan terhadap praktik penagihan yang kerap mengabaikan aturan hukum. Meski terdapat tunggakan kredit, penarikan kendaraan tidak dapat dilakukan secara sepihak apalagi dengan cara menghadang di jalan raya yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Secara hukum, tindakan tersebut berpotensi melanggar sejumlah ketentuan, di antaranya Pasal 274 terkait gangguan lalu lintas, Pasal 368 KUHP mengenai dugaan pemerasan atau ancaman kekerasan, serta Pasal 170 KUHP terkait kekerasan secara bersama-sama.

Pakar hukum menegaskan bahwa pihak penagih atau debt collector bukan aparat penegak hukum, sehingga tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penghentian kendaraan di jalan umum. Proses penarikan yang sah seharusnya melalui mekanisme hukum yang jelas, termasuk adanya putusan pengadilan atau setidaknya prosedur resmi yang disepakati kedua belah pihak.

Kasus ini pun menjadi peringatan keras bagi perusahaan pembiayaan agar tidak membiarkan praktik-praktik penagihan di lapangan berjalan liar dan melanggar hukum. Di sisi lain, aparat penegak hukum diminta segera turun tangan untuk mengusut dugaan pelanggaran ini serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari tindakan sewenang-wenang.

TIM INVESTIGASI

Berita Terkait

Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas
Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat, Kapolresta Deli Serdang Gelar Subuh Keliling di Lubuk Pakam
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja
Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!
Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada
Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas
Fric Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas! MP Club Digerebek, THM Paragon Jangan Dibiarkan Tanpa Kejelasan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pangdam XIV/Hsn Bersama Forkompinda Sulsel Perkuat Sinergi, Satukan Langkah Jaga Kamtibmas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:16 WIB

DPD PSI Kabupaten Bangka Bersama Masyarakat Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Sungailiat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Polresta Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Sinergi, Tingkatkan Keamanan Layanan Perbankan

Berita Terbaru