Solar Subsidi Diduga Disedot Diam-Diam di Gudang Marelan, Mafia BBM Bermain Terang-Terangan

ASWAR

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 17:41 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net MEDAN – Gudang Misterius di Marelan Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Subsidi, Mobil Tangki Keluar-Masuk Tiap Malam, Warga Resah yang berada di Jalan P. Danau Siombak, Lingkungan VI, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, kembali menjadi sorotan tajam warga. Aktivitas mencurigakan yang terjadi hampir setiap malam memunculkan dugaan kuat bahwa lokasi tersebut dijadikan tempat transit ilegal penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi.

 

Warga sekitar mengaku sudah lama menaruh curiga terhadap gudang tersebut. Pasalnya, truk tangki CPO kerap terlihat masuk ke dalam gudang, lalu beberapa jam kemudian disusul oleh truk tangki bertuliskan Pertamina serta truk tangki transporter berwarna biru putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pola aktivitas itu dinilai sangat janggal dan diduga kuat bukan sekadar parkiran biasa, melainkan praktik terselubung penyedotan dan pemindahan solar subsidi dari satu tangki ke tangki lain.

 

“Ini bukan hal baru. Dulu juga pernah terjadi aktivitas serupa, bahkan sempat dihentikan setelah warga melakukan penghadangan pada 9 Juli 2025. Waktu itu sempat tegang antara warga dan pengelola gudang. Tapi sekarang kegiatan itu muncul lagi, bahkan semakin terang-terangan,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (29/4/2026).

 

Menurut warga, modus yang digunakan sangat rapi: gudang itu disamarkan seolah hanya sebagai tempat parkir kendaraan berat. Padahal, dugaan kuatnya lokasi tersebut dipakai sebagai titik transit mafia BBM untuk memindahkan solar subsidi dari truk tangki CPO ke tangki transporter biru putih.

 

“Sudah berkali-kali kami lihat tangki CPO masuk. Tidak lama kemudian masuk lagi tangki biru putih. Dugaan kami jelas, itu lagi nyedot BBM dari tangki ke tangki. Kalau cuma parkir, kenapa harus seperti itu polanya?” ujar warga lainnya.

 

Aktivitas mencurigakan itu disebut sudah berlangsung sekitar dua bulan terakhir dan nyaris terjadi setiap hari, terutama pada malam hari saat situasi lebih sepi.

 

“Sudah dua bulan ini bang. Hampir tiap malam mobil tangki keluar masuk. Tadi malam saja ada sekitar lima mobil tangki masuk ke dalam gudang itu. Kami yang tinggal di sini jelas resah,” kata warga.

 

Selain aktivitas di dalam gudang, lalu lalang truk tangki besar di Jalan Pasar Nippon yang berada di kawasan padat penduduk juga menambah keresahan masyarakat. Jalan permukiman yang semestinya aman justru dipenuhi kendaraan berat yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

 

Warga mempertanyakan keberanian para pelaku yang seolah bebas beroperasi tanpa tersentuh aparat penegak hukum.

 

“Entah aparat belum tahu atau pura-pura tidak tahu. Lokasinya jelas, aktivitasnya terang-terangan, mobilnya keluar masuk hampir tiap malam. Kalau memang serius memberantas mafia BBM, seharusnya gudang itu sudah lama diperiksa,” tegas warga.

 

Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi langsung ke lokasi, gerbang gudang tertutup rapat dan tidak satu pun pihak pengelola bersedia memberikan penjelasan. Sikap bungkam ini justru semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang sengaja disembunyikan.

 

Masyarakat kini mendesak aparat kepolisian, khususnya pihak terkait di wilayah Medan Marelan, agar tidak tutup mata dan segera melakukan penggerebekan serta pemeriksaan menyeluruh terhadap gudang tersebut.

 

Jika benar gudang itu dijadikan markas transit mafia solar subsidi, maka ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bentuk perampokan hak rakyat yang dilakukan secara terstruktur dan terang-terangan.

 

Redaksi

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel
Laporan Dugaan Penipuan di Polda Sumut Sudah 8 Bulan Terbengkalai, Keluarga Pelapor LA Pertanyakan Pemeriksaan Terlapor
Kodam XIV/Hasanuddin Kirim 2.212 paket Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Pengurus Baru PWI Sulsel Kunjungi TVRI, Bahas Pelatihan Wartawan dan Konten Berkualitas
Rutan Tarutung Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Tapanuli Utara dan Forkopimda Langsung Serahkan Remisi kepada Warga Binaan
Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Dirlantas Polda Sumatera Barat Mengucapkan HUT DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-80 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026
KAMMI Deli Serdang Mengapresiasi Kinerja DLH Deli Serdang Dibawah kepemimpinan Bapak Rio Lakadewa
KAMMI Deli Serdang Dukung Bappeda Tingkatkan PAD, Ajak Pengusaha dan Masyarakat Bersama Bangun Daerah

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:36 WIB

Penyedia Jasa Mengeluh, Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:27 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:46 WIB

Ganti Nama Tak Menyapu Bersih Jejak Lama, PT Rosin Masih Dipersoalkan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:33 WIB

PT Rosin Dinilai Menantang Penegakan Hukum, Publik Menyebutnya Seolah Kebal Hukum

Rabu, 29 April 2026 - 03:54 WIB

PT Rosin Trading Internasional di Gayo Lues Kian Dipersoalkan, dari Legalitas Usaha hingga Dugaan Masalah Ekspor

Selasa, 14 April 2026 - 19:47 WIB

Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Ungkap Cacat Hukum dan Lemahnya Penegakan Fakta Hukum

Rabu, 8 April 2026 - 01:00 WIB

Ketika Unsur Pidana Dipertanyakan dan Bukti Tak Meyakinkan Beranikah Hakim Memvonis

Berita Terbaru