Jefrey Agutono Ariska: Tuduhan terhadap TNI dalam Video Viral Adalah Fitnah, Penyebarnya Kini Berhadapan dengan Hukum

ASWAR

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:03 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net LABUHANBATU, SUMATERA UTARA – Merespons peredaran video viral tendensius di media sosial terkait tuduhan aparat TNI mencuri belasan ekor lembu milik seorang janda di Sei Siarti, Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu pada 25 Juni 2026, Jefrey Agutono Ariska secara resmi angkat bicara.

Jefrey menegaskan bahwa narasi dalam video tersebut adalah berita bohong (hoaks) yang dimanipulasi secara sengaja untuk menciptakan kegaduhan publik serta merusak citra institusi TNI.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk tindakan tegas, Jefrey Agutono Ariska di dampingi kuasa hukumnya Muhammad Rifqi Maulana,S.H dari kantor hukum RFM & Associates telah resmi melaporkan akun-akun media sosial penyebar hoaks tersebut ke pihak kepolisian Polda Sumatera Utara dengan nomor ; STTLP / B / 1030 / VI / SPKT / POLDA SUMATERA UTARA dengan jeratan Pasal 263 KUHP (UU No. 1/2023) dan/atau Pasal 441 Subsider Pasal 433. Langkah hukum ini diambil karena berita tersebut disebarkan secara liar tanpa konfirmasi, yang secara nyata melanggar asas jurnalisme dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999 serta menjurus pada fitnah dan pencemaran nama baik.

 

Jefrey membeberkan fakta sebenarnya yang sengaja ditutupi oleh para oknum provokator di lapangan. Ia kehilangan hewan ternak pada April 2026, Jefrey mendapati jumlah lembunya menyusut drastis, dari semula 32 ekor hanya tersisa 16 ekor.

 

Berdasarkan kesaksian anggotanya yang bernama Sadra, pada bulan Februari seorang pria bernama Arisan Hutabarat ( AH )diduga kuat telah mengambil lembu di lahan Blok A 24 milik Jefrey. Saat ditegur, AR justru melakukan ancaman pembunuhan kepada Sadra.

 

AR Hutabarat sendiri dikenal sebagai preman arogan dan sadis yang saat ini diduga kuat berstatus Daftar Pencarian Orang di Kepolisian Setempat (DPS ) di Polres Labuhanbatu atas kasus pembacokan terhadap adik kandungnya sendiri.

 

ketahui AR Hutabarat merupakan anak dari Martogi Sinaga ( MA) yang diduga menjadi otak pelaku pencurian lembu milik Jefrey, yang sudah di laporkan di Polres Labuhan batu dengan nomor ; STTLP / B / 491 / IV / 2026 / SPKT / POLRES LABUHAN BATU / POLDA SUMATERA UTARA, yang saat ini melarikan diri (buron) .

 

Diduga karena tidak senang anaknya dilaporkan ke polisi, MA Sinaga dan komplotannya bekerja sama untuk berusaha mengklaim lembu yang tersisa di lahan milik Jefrey sebanyak 16 ekor menjadi milik nya dengan cara setiap Jefrey mengeluarkan lembu dari lahannya sendiri ia membawa komplotan dalam jumlah besar ke lahan jefrey agar jefrey takut dan mundur.

 

Sakit hati karena aksi penjarahannya gagal, MA Sinaga dan komplotannya sengaja merekam video dan menyebarkannya dengan narasi palsu yang menuduh “oknum TNI mencuri lembu janda Boru Sinaga”.

 

Jefrey menjelaskan kepada awak media , terkait ada segerombolan orang yang sedang melintas di jalan umum, ” saya tidak mengetahui kalau mereka aparat atau masyarakat biasa. Karena jalan tersebut merupakan jalan umum yang menuju pasir Limau Kapas, ” pungkasnya .

 

Jefrey menilai, MA Sinaga yang dikenal licik dan seorang residivis yang memiliki rekam jejak banyak laporan polisi di Polres Labuhanbatu diduga sengaja melempar isu provokatif yang menyeret institusi negara demi membungkam kasus-kasus kriminal yang saat ini sedang menjerat dirinya dan keluarganya.

 

Melalui klarifikasi resmi ini, Jefrey Agustono Ariska menyampaikan kepada masyarakat Indonesia , meminta dengan sangat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh potongan video viral yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Ia memastikan 100% bahwa tuduhan TNI mencuri lembu adalah Fitnah Keji.

 

Jefrey secara terbuka saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia dan khususnya kepada Panglima TNI bapak Jenderal TNI Agus Subiyanto, S, E., M. Si , dan Panglima Kodam I Bukit Barisn Mayjen TNI Hendy Antariksa atas video yang beredar tanpa jelas narasi dan faktanya. Jefrey menyayangkan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyeret nama TNI ke dalam konflik eksternal yang sama sekali tidak melibatkan mereka.

 

Jefrey menaruh harapan besar kepada Polda Sumatera Utara agar dapat bekerja secara maksimal, cepat, dan transparan untuk mengusut tuntas laporannya, sehingga aktor intelektual di balik penyebaran hoaks dan pencurian ini segera ditangkap.

 

“Saya berharap distorsi informasi dan berita hoaks yang merusak tatanan sosial seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Biarkan hukum yang berbicara dengan seadil-adilnya,” tutup Jefrey.

Berita Terkait

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi
Satu Komando, Satu Persaudaraan! FORWAKA Medan Hadir Menguatkan Keluarga Edison Harianja
Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!
Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada
Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas
Fric Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas! MP Club Digerebek, THM Paragon Jangan Dibiarkan Tanpa Kejelasan
Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan
Dugaan Jatah Rp73 Miliar Mengguncang Dikbud Rohil, Keponakan Bupati H. Bistamam Diduga Jadi Pintu Masuk Permainan Anggaran?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: Polsek Babussalam Sosialisasikan Bahaya Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar Sisa Panen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Sabu 2,52 Gram Jadi Barang Bukti, Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria di Bambel

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Jaga Alam dan Cegah Kebakaran, Polsek Bukit Tusam Turun Langsung Edukasi Warga

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Lewat Program POLIDIK, Kapolres Aceh Tenggara Tanamkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas kepada Pelajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Hadir Sejak Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pastikan Strong Point Berjalan Optimal demi Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Sambut Hari Humas Polri ke-75, Polres Aceh Tenggara Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid

Berita Terbaru