Media Lawan Balik: Pers Langsa Bongkar Manuver Adu-Domba PJ Geuchik

ASWAR

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 22:22 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKTIMUR, LANGSA – Sengketa tajam antara insan pers di Kota Langsa dengan Penjabat (PJ) Geuchik Gampong Meurandeh Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, terus bergulir panas. Polemik ini dipicu oleh pemberitaan dari salah satu media online yang dinilai tidak berimbang dan merugikan nama baik jurnalis, sehingga mendesak hak jawab disampaikan secara tegas dan terbuka.

Awalnya, Media Cyber menghubungi PJ Geuchik melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi soal dua isu krusial: infrastruktur jalan yang rusak serta tidak berfungsinya BUMG Nabati. Dalam tanggapannya, PJ Geuchik menyebut persoalan tersebut merupakan warisan dari kepemimpinan sebelumnya, sementara dirinya kini fokus pada program ketahanan pangan hewani. Namun ironisnya, narasi berbeda justru dilontarkan PJ Geuchik kepada oknum wartawan lain, hingga memantik kesan adanya upaya mengadu-domba media.

Hendrik, jurnalis Media Cyber, dengan nada keras menegaskan bahwa pemberitaan yang menyudutkan pihaknya jelas tendensius, tidak berimbang, dan cacat konfirmasi. Ia menolak keras tudingan bahwa Media Cyber melakukan praktik “menggertak” atau “berpura-pura konfirmasi” demi kepentingan receh. “Ini serangan terhadap kehormatan pers. Kami bukan pengemis informasi, apalagi pemeras. Pemberitaan sepihak itu jelas merusak reputasi kami. Hak jawab ini wajib kami tegakkan!” tegas Hendrik dalam rilis pers, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, insan pers mendesak Walikota Langsa, Jefri Sentana S Putra SE, untuk waspada dan selektif dalam menunjuk seorang PJ Geuchik. Mereka menilai, seorang pemimpin gampong seharusnya menjaga integritas dan membangun sinergitas dengan media, bukan justru menabur benih konflik dan fitnah yang dapat merusak tatanan sosial. “Kami menuntut klarifikasi terbuka, serta sikap tegas dari pihak berwenang agar praktik mengadu-domba ini tidak dibiarkan hidup di tubuh pemerintahan gampong,” tambah Hendrik.

Ironisnya, upaya wartawan lain untuk kembali meminta klarifikasi kepada PJ Geuchik justru berakhir hampa. Pesan WhatsApp yang dikirim tidak kunjung dijawab, mempertebal kesan bahwa PJ Geuchik menghindar dari tanggung jawab moral dan publik. Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi yang disampaikan pihak bersangkutan.

Kasus ini tidak hanya soal hubungan dingin antara media dan pemerintah gampong, tetapi juga menyentuh ranah hukum. Tudingan miring terhadap wartawan berpotensi masuk kategori pencemaran nama baik sesuai Pasal 27 ayat (3) UU ITE, sekaligus dapat dikualifikasi sebagai fitnah. Selain itu, Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 menegaskan, setiap pemberitaan yang merugikan pihak tertentu wajib memberikan hak jawab sebagai bentuk perlindungan hukum dan etika jurnalistik.

Dengan situasi yang kian memanas, publik menanti: apakah PJ Geuchik akan berani muncul dengan klarifikasi resmi, atau justru membiarkan skandal ini menjadi noda hitam yang terus melekat?

Pewarta : Hendrik

Berita Terkait

Polres Bangka Barat Terus Pantau Tambang DAS Kampak Tak Boleh Beroperasi Sebelum Legalitas Jelas
Warga Alue Kul Keluhkan Kebijakan Desa yang Dinilai Sepihak, Transparansi Anggaran Dituntut
KAKI Jatim Desak Ketua KPK Setyo Budiyanto Jemput Paksa Nusron Wahid
Akun IG “Makassar Terekam” Resmi Dilaporkan Karna Membuat Peta Komflik Dengan Memposting Tuduhan A Nasrun Dg Tarang Danai Geng Motor
Polres Bangka Barat Ultimatum Penambang DAS Kampak: Legalitas Belum Terbit, Jangan Beraktivitas
Dampingi PJU Polda Sulsel, Kapolresta Gowa Cek Langsung Kantor Pos Pascadirusak Massa
Polresta Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Sinergi, Tingkatkan Keamanan Layanan Perbankan
Kakanwil Sulsel Perkuat Tugas dan Fungsi Petugas Pemasyarakatan di Lapas Watampone

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Bakti Sosial Dalam Rangka Menyambut Hut Ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Bersama Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Awal Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 013/ Gayo Lues Fokus pada Sasaran Fisik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Berawal dari Informasi Masyarakat, Polisi Amankan Dua Pria Terkait Sabu di Gayo Lues

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:17 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:50 WIB

… TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Jumat, 11 September 2026 - 16:37 WIB

Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh Gelar Upacara Penyucian Tunggul dalam Rangka HUT Pasukan Pelopor ke-67

Rabu, 9 September 2026 - 22:41 WIB

Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues

Berita Terbaru