Dari Musibah Menjadi Harapan, Arul Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangerang

ASWAR

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:32 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net TANGERANG — Musibah yang menimpa Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, setelah rumahnya roboh diterjang angin puting beliung, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau kondisi rumah tersebut pada Senin (10/8/2026) bersama sejumlah jajaran pemerintah daerah. Pemerintah kemudian memastikan rumah Ibu Laila akan segera dibangun kembali dengan kondisi yang lebih layak dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kunjungan itu, turut hadir Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, sejumlah kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa.

 

Ketua Umum Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI), Arul, menilai langkah tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.

 

“Ketika masyarakat mengalami musibah, pemerintah harus hadir bukan hanya untuk melihat, tetapi juga memastikan ada solusi. Respons cepat seperti ini tentu patut diapresiasi,” ujar Arul.

 

Menurut dia, pembangunan kembali rumah Ibu Laila memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengganti bangunan yang roboh. Hunian tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak bagi keluarga.

 

“Rumah bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada kehidupan, keluarga, dan harapan. Karena itu, membangun kembali rumah dengan kondisi yang lebih baik berarti mengembalikan rasa aman sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga,” katanya.

 

Bupati Maesyal Rasyid sebelumnya memastikan pembangunan segera dimulai. Bahkan, pengerjaan diminta dipercepat sesuai harapan keluarga Ibu Laila. Pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu paling lama sekitar dua bulan, dengan harapan dapat diselesaikan lebih cepat.

 

Arul juga menilai keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam penanganan tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat membutuhkan koordinasi lintas sektor.

 

“Pelayanan publik akan terasa manfaatnya ketika keputusan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan. Karena itu, koordinasi dan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat harus terus dijaga,” ujarnya.

 

Bagi Ibu Laila, perhatian tersebut menjadi kabar baik setelah rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal keluarganya roboh akibat bencana. Terlebih, ia baru saja dikaruniai seorang anak.

 

Arul berharap pembangunan rumah berjalan lancar dan keluarga Ibu Laila dapat segera kembali menempati hunian tersebut.

 

“Semoga pembangunan ini menjadi keberkahan bagi Ibu Laila dan keluarganya. Mudah-mudahan rumah baru ini menjadi tempat yang nyaman untuk membesarkan anak, berkumpul bersama keluarga, dan menata kehidupan yang lebih baik,” tutur Arul.

 

Ia menambahkan, kualitas pelayanan pemerintah pada akhirnya dapat dilihat dari seberapa jauh masyarakat merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kepercayaan masyarakat tumbuh ketika pemerintah hadir pada saat masyarakat membutuhkan. Semoga semangat pelayanan yang responsif dan humanis seperti ini terus dipertahankan,” pungkas Arul.

 

Redaksi

Berita Terkait

Pengurus Baru PWI Sulsel Kunjungi TVRI, Bahas Pelatihan Wartawan dan Konten Berkualitas
Rutan Tarutung Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Tapanuli Utara dan Forkopimda Langsung Serahkan Remisi kepada Warga Binaan
Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Dirlantas Polda Sumatera Barat Mengucapkan HUT DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-80 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026
KAMMI Deli Serdang Mengapresiasi Kinerja DLH Deli Serdang Dibawah kepemimpinan Bapak Rio Lakadewa
KAMMI Deli Serdang Dukung Bappeda Tingkatkan PAD, Ajak Pengusaha dan Masyarakat Bersama Bangun Daerah
Sengketa Lahan Jadi Adu Kekuatan? Massa Kembali Menyerbu Rumah Mimi Polisi Diminta Bongkar Penggeraknya!
Anak Toba Bernama Junara Alberto P. Hutahaean VS PN Medan, Kejaksaan Negeri Medan dan Polsek Medan Barat, Perjuangkan Nama Baik Lewat Kasasi
“Jangan Perkeruh!” Pernyataan DPRD Sumut Soal Winda Gowasa Justru Memantik Amarah Netizen, Kapolrestabes Medan Didesak Buka Fakta!

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Pengurus Baru PWI Sulsel Kunjungi TVRI, Bahas Pelatihan Wartawan dan Konten Berkualitas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. Dirlantas Polda Sumatera Barat Mengucapkan HUT DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-80 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:35 WIB

KAMMI Deli Serdang Mengapresiasi Kinerja DLH Deli Serdang Dibawah kepemimpinan Bapak Rio Lakadewa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:17 WIB

KAMMI Deli Serdang Dukung Bappeda Tingkatkan PAD, Ajak Pengusaha dan Masyarakat Bersama Bangun Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Sengketa Lahan Jadi Adu Kekuatan? Massa Kembali Menyerbu Rumah Mimi Polisi Diminta Bongkar Penggeraknya!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Dari Musibah Menjadi Harapan, Arul Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangerang

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Anak Toba Bernama Junara Alberto P. Hutahaean VS PN Medan, Kejaksaan Negeri Medan dan Polsek Medan Barat, Perjuangkan Nama Baik Lewat Kasasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:30 WIB

“Jangan Perkeruh!” Pernyataan DPRD Sumut Soal Winda Gowasa Justru Memantik Amarah Netizen, Kapolrestabes Medan Didesak Buka Fakta!

Berita Terbaru