APBD Dicuri, Beton Retak, Kayu Lapuk: Jembatan Parit Kolok Simbol Korupsi Brutal!

ASWAR

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:30 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Deli Serdang – Jika ada kompetisi “Proyek APBD Terparah dan Terburuk”, Jembatan Parit Kolok di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang pasti juaranya. Proyek senilai Rp3,853 miliar yang dikerjakan CV. Arfa Radhika (Kontrak 000.3.2/7935.10) ini bukan sekadar gagal total—ini monumen korupsi, amburadul, dan kriminal.

 

Investigasi lapangan mengungkap fakta mengerikan: pondasi retak, beton di bawah standar, besi minim, kayu penyangga lapuk, konstruksi nyaris roboh. Material murah meriah, pengerjaan asal-asalan, nyawa warga dipertaruhkan, sementara miliaran rupiah entah lenyap ke kantong pejabat dan kontraktor tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Seorang sumber tepercaya tanpa tedeng aling-aling menegaskan:

 

“Ini bukan proyek, ini sarang korupsi yang dibangun pejabat dan kontraktor brengsek tertentu. Mereka tidak peduli rakyat, yang penting uang masuk kantong!”

 

Sorotan tajam menembus langit: Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Dinas SDA, dan pejabat tender proyek diduga terlibat aktif memuluskan proyek asal jadi ini, tanpa pengawasan, tanpa rasa malu. Bahkan, seorang oknum TNI inisial End ikut-ikutan “mengawasi” proyek ini, mengaku hanya humas pemborong. Bukannya mengawasi kualitas, dia tampak lebih sibuk menutupi kebusukan proyek.

 

“Selamat siang bang, saya hanya humas dari pemborong pekerja jembatan. Kalau pemilik proyek saya kurang tau,” jawabnya lewat WhatsApp, seakan melempar tanggung jawab seperti bola panas.

 

Plang proyek menunjukkan masa kerja Juli – Desember 2025, tapi hingga Januari 2026 jembatan ini masih setengah jadi, jelas melanggar kontrak. Artinya, kontraktor dan pejabat terkait sama-sama melanggar hukum, mengemplang tanggung jawab, dan membahayakan warga.

 

Masyarakat kini menuntut tindakan hukum tanpa kompromi:

 

Kepala Dinas Bina Marga

 

Kepala Dinas SDA

 

Pejabat tender proyek

 

Kontraktor

 

Semua harus bertanggung jawab penuh, bukan sekadar teguran administratif atau “mutasi senyap”. Proyek Jembatan Parit Kolok adalah simbol korupsi brutal, kriminalitas tingkat tinggi, dan penghinaan terhadap integritas pemerintahan Deli Serdang.

 

Kepala Dinas PUPR, Janso Sipahutar, S.T., M.T, hingga berita ini tayang, memilih bungkam. Diamnya lebih berbicara daripada apapun, seperti ikut menutup-nutupi skandal ini. Publik menuntut: audit forensik menyeluruh, penyelidikan pidana, dan penegakan hukum sampai ke akar-akarnya, bukan sekadar “main pengawasan” di meja administrasi.

 

Jika pemerintah Deli Serdang masih berpura-pura normal, ingat: proyek ini bisa runtuh kapan saja—bersama kredibilitas pejabatnya yang sudah lapuk.

Berita Terkait

PALEM DAS Indonesia Perkuat Kepedulian Lingkungan, 4 Tong Sampah Disalurkan Ke UMKM Center
Peringati HUT Ke-1 di Karo, Brigif TP 37/HS Perkuat Sinergi Teritorial dan Ketahanan Nasional
Ketua I TP–PKK Kabupaten Rokan Hilir, Indah Septiani, Lepas Jalan Santai Dan Senam Sehat Di Kepenghuluan Labuhan Papan
Skandal Dugaan Rp40 Juta Menguak! DPO Aem Disebut Masih Berkeliaran, Penyitaan Solar Bagan Serdang Jadi Sorotan
AnniverSMANSAry 76 Makassar: Momen Syukur Alumni untuk Jasa Para Guru dan Pendidik
Dugaan Peredaran Narkoba Tanjung Morawa B Disorot, Nama Husen Dan Kasat Resnarkoba Ikut Terseret Dalam Informasi Warga
Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru
Dipimpin Letkol Cpm Ajumalahi, Denpom XIV/4 Makassar Gelar Senam Bersama dan Lomba Sepak Takraw Antarstaf

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:11 WIB

Cekcok Gara-gara Asap Rokok, Pria di Aceh Tengah Diamankan Polisi

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:59 WIB

Dunia Pers Terpuruk oleh Kasus Narkoba dan Pemalsuan, Apakah Ada Harapan untuk Reformasi dan Perbaikan yang Sesungguhnya?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 04:32 WIB

Kasus Pencurian Mesin Gilingan Kopi di Aceh Tengah Berujung Dugaan Penganiayaan Anak, Proses hukum telah diputus Pengadilan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 04:19 WIB

Sampai Ke Lubang Semut Jatanras Simalungun Kejar Tersangka! Residivis Layu Tak Berkutik Saat Digerebek Subuh-Subuh

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:40 WIB

Lasbandra: Fakta Sidang Lapen Sampang Tunjukkan Proyek Berjalan atas Arahan Struktural

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:51 WIB

Lasbandara Laporkan Penghentian Kasus Dugaan Malpraktik di Bangkalan ke Propam Polda Jatim

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:42 WIB

Polres Kampar Ungkap Kasus Menonjol, Cabul & Curat, Kasat Reskrim: Kejahatan Tak Dibiarkan, Masyarakat Jangan Takut Melapor

Sabtu, 8 November 2025 - 16:56 WIB

PW GPA DKI Angkat Topi Kepada Kepala BNN Turun Langsung Operasi Besar Dalam Memberantas Jaringan Narkoba di Wilayah

Berita Terbaru