Konflik Agraria di Labuhan Batu: Ketua GMNI Dianiaya Polisi, Bukti Video Dihapus Paksa

ASWAR

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:25 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Labuhan Batu — Ketegangan agraria di Labuhan Batu memuncak saat Ketua GMnI hadir untuk mengadvokasi warga dan merekam kondisi lapangan. Dokumentasi yang seharusnya mencatat fakta berubah menjadi medan konfrontasi langsung dengan aparat.

 

Sejumlah oknum polisi merampas kamera dan ponsel Ketua GMnI secara paksa. Setiap upaya merekam fakta dibungkam, alat dokumentasi dihancurkan, dan bukti video dihapus paksa. Tidak ada peringatan, tidak ada negosiasi; kekerasan berlangsung cepat dan sistematis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua GMnI kemudian dianiaya fisik secara brutal. Ia diinjak-injak berulang kali di tanah, kehilangan kemampuan bergerak, dan sesak di bagian dada. Setiap gerakan dibatasi, ruang advokasi dan dokumentasi dihancurkan. Tidak ada pertolongan; penganiayaan berlangsung di depan warga dengan intensitas mematikan.

 

Advokasi yang seharusnya terbuka berubah menjadi konfrontasi total. Bukti rekaman yang sempat ada lenyap, hilang dari ruang publik, meninggalkan kesunyian yang mematikan di lokasi konflik. Kekerasan fisik ini menegaskan bahwa ruang advokasi mahasiswa tidak diakui oleh aparat.

 

Netizen bersuara keras menyoroti pola kekerasan ini. Akun Liadewi menulis, “Uda gak dipake lagi dasar Pancasila… dipakenya Pancasila cuma pada saat upacara aja… kalo sekarang banyak yang mentingkan perut dan kantongnya masing-masing, ini lah negeri Konoha.” Akun Lamsor Panjaitan menambahkan, “Inilah polisi perusahaan bertindak bahkan bisa membunuh, bukan polisi negara yang punya ilmu keadilan.” Cuitan lain menyoroti sistem kekerasan, “Mengapa keamanan pihak kepolisian selalu berada di perusahaan dan orang berduit… padahal mereka digaji uang masyarakat untuk menjaga rakyat, tak ngetilah negeri ini.” Kritik netizen menegaskan bahwa penganiayaan dan hapus bukti bukan insiden, tapi pola mematikan.

 

Insiden ini menegaskan ancaman nyata bagi mahasiswa yang mengadvokasi di tengah konflik agraria. Tindakan paksa, penganiayaan fisik brutal, dan pembungkaman bukti tidak meninggalkan ruang untuk dialog: hanya kekerasan yang mematikan dan konsekuensi nyata bagi mereka yang mencoba merekam fakta.

Berita Terkait

Jaringan Narkoba Langkat, Nama Kitab Ginting Dan Sejumlah Korlap Disebut, Polres Diminta Bergerak!
Polda Sulsel Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Pejabat Kaltara, Gubernur Zainal Minta Masyarakat Waspada
Inspektorat Medan Jangan Tutup Mata! Proyek Drainase Rp6,93 Miliar Disorot, Volume Pekerjaan Tak Jelas
Fric Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas! MP Club Digerebek, THM Paragon Jangan Dibiarkan Tanpa Kejelasan
Kerja Keras dan Pendekatan Humanis, serta Koordinasi dengan APH, Tahanan yang Kabur Berhasil Diamankan
Dugaan Jatah Rp73 Miliar Mengguncang Dikbud Rohil, Keponakan Bupati H. Bistamam Diduga Jadi Pintu Masuk Permainan Anggaran?
22 Unit Perumahan Bhayangkara Diduga Langgar PBG, Tokoh Masyarakat Desak Pemerintah Pusat “Cabut Duri dan Basmi Benalu” di Pemko Medan
Temui Pimpinan BI, Ketua PWI Sulsel Bicara Pentingnya Pelibatan Wartawan Muda

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:33 WIB

Polres Bireuen Pasang Pamflet Imbauan di Sejumlah Lokasi Rawan Longsor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Gelar Jum’at Berkah, Polres Bireuen Bagikan Sembako kepada Pengendara Tertib Lalu Lintas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Kapolres Bireuen Berikan Kejutan HUT TNI Ke-81, Antar Kue Ulang Tahun ke Kodim 0111/Bireuen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kapolres Bireuen Bawa Kue Ulang Tahun ke Batalyon 113 JS, Ucapkan Selamat HUT TNI Ke – 81

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Polres Bireuen Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 10.505,92 Gram Sabu dan 19.340 Gram Ganja Hasil Sitaan

Berita Terbaru