Judi Sabung Ayam Brutal Berkedok Hiburan, Aparat Diam: Desa Pantai Labu Pekan Jadi Sarang Kekejaman Terbuka

ASWAR

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:43 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Deli Serdang — Hanya 600 meter dari kantor desa, sebuah sarang judi sabung ayam brutal berdiri tanpa rasa takut. Di Gang Sosial Desa Pantai Labu Pekan, ayam-ayam dipertarungkan hingga berdarah, sementara manusia bersorak menyaksikan kekejaman itu dan aparat? Mereka membiarkan semua ini terjadi, Rabu (28/12026).

 

Beberapa lapak tersebar, masing-masing dikelola orang berbeda. Tapi satu hal jelas: tidak ada penindakan, tidak ada teguran, hukum seakan mati di sini. Pemain judi datang dari jauh, menumpuk taruhan, menikmati pertarungan hewan yang berdarah-darah, seakan kekerasan adalah hiburan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Warga setempat, terutama orang tua dan anak-anak, terpaksa menjadi saksi mata kekejaman ini setiap hari. Suara ayam yang diremas, darah yang muncrat, dan teriakan pemain yang histeris menjadi simfoni kengerian sehari-hari. Trauma dan ketakutan membekas, tapi siapa peduli? Aparat tak bergerak, hukum tak terdengar.

 

Seorang warga, Andi, menegaskan dengan nada marah :

“Ini sudah keterlaluan. Belum pernah ada penggerebekan. Pemain sabung ayam merasa aman, bahkan di depan kantor desa. Hukum? Mereka pura-pura buta, pura-pura tuli. Judi ini seolah dihalalkan oleh aparat itu sendiri!”

 

Fenomena ini bukan sekadar perjudian. Ini pesta kekejaman terbuka, simbol kegagalan institusi hukum. Negara seakan mundur, warga kecil dikurung dalam ketakutan, sementara para pelaku berjaya dengan darah ayam di tangan.

 

Jika ini dibiarkan, Pantai Labu Pekan akan menjadi markas brutalitas yang terang-terangan, tempat hukum hanyalah mitos, dan kekejaman menjadi tontonan resmi. Aparat yang diam? Mereka tidak hanya gagal, mereka ikut menormalisasi kekejaman.

Berita Terkait

PALEM DAS Indonesia Perkuat Kepedulian Lingkungan, 4 Tong Sampah Disalurkan Ke UMKM Center
Peringati HUT Ke-1 di Karo, Brigif TP 37/HS Perkuat Sinergi Teritorial dan Ketahanan Nasional
Ketua I TP–PKK Kabupaten Rokan Hilir, Indah Septiani, Lepas Jalan Santai Dan Senam Sehat Di Kepenghuluan Labuhan Papan
Skandal Dugaan Rp40 Juta Menguak! DPO Aem Disebut Masih Berkeliaran, Penyitaan Solar Bagan Serdang Jadi Sorotan
AnniverSMANSAry 76 Makassar: Momen Syukur Alumni untuk Jasa Para Guru dan Pendidik
Dugaan Peredaran Narkoba Tanjung Morawa B Disorot, Nama Husen Dan Kasat Resnarkoba Ikut Terseret Dalam Informasi Warga
Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru
Dipimpin Letkol Cpm Ajumalahi, Denpom XIV/4 Makassar Gelar Senam Bersama dan Lomba Sepak Takraw Antarstaf

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:15 WIB

PALEM DAS Indonesia Perkuat Kepedulian Lingkungan, 4 Tong Sampah Disalurkan Ke UMKM Center

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Peringati HUT Ke-1 di Karo, Brigif TP 37/HS Perkuat Sinergi Teritorial dan Ketahanan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Skandal Dugaan Rp40 Juta Menguak! DPO Aem Disebut Masih Berkeliaran, Penyitaan Solar Bagan Serdang Jadi Sorotan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:10 WIB

AnniverSMANSAry 76 Makassar: Momen Syukur Alumni untuk Jasa Para Guru dan Pendidik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Dugaan Peredaran Narkoba Tanjung Morawa B Disorot, Nama Husen Dan Kasat Resnarkoba Ikut Terseret Dalam Informasi Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Dipimpin Letkol Cpm Ajumalahi, Denpom XIV/4 Makassar Gelar Senam Bersama dan Lomba Sepak Takraw Antarstaf

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sudah Turun Ke Gudang Gas, Kades Minta Legalitas Dan Plang, Kini Warga Tagih: Mana Tindakannya?

Berita Terbaru