Pengkhianatan Rp3,7 Miliar! Dana BOS SMKN 1 Percut Sei Tuan Diduga Diselewengkan, Kepala Sekolah Menghilang dari Publik

ASWAR

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:36 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net Deli Serdang – Dana BOS Rp3,7 miliar yang seharusnya menjadi nafas pendidikan anak bangsa, kini diduga digunakan sebagai ladang keuntungan pribadi. SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, sekolah unggulan di Kabupaten Deli Serdang, disorot tajam karena kepala sekolahnya, Daulat Siregar, diduga menutup rapat pengelolaan anggaran.

 

Tahun 2025, sekolah menerima Rp3.729.240.000. Tahap pertama Rp1.864.620.000 pada 22 Januari, tahap kedua Rp1.864.620.000 pada 8 Agustus. Anggaran fantastis ini seharusnya menjamin fasilitas optimal: perpustakaan lengkap, listrik dan air lancar, administrasi rapi, praktik kerja siswa maksimal. Faktanya? Publik menilai, semua anggaran itu seperti menguap tanpa jejak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sorotan utama: Rp1.009.939.000 untuk administrasi kegiatan sekolah. Publik bertanya: untuk apa uang itu? Pengembangan perpustakaan Rp130.500.000, langganan daya dan jasa Rp180.515.468, bursa kerja, praktik kerja industri, pemagangan guru dan sertifikasi Rp335.036.200. Semua tercatat di laporan, tapi manfaat nyata bagi siswa nyaris tak terlihat.

 

Sekretaris DPD LBH-WARTAWAN Sumatera Utara, Nanda Apriyan Syahwal, menegaskan: “Ini indikasi pengkhianatan pendidikan. Dana sebesar ini harus diuji hukum. Jika terbukti diselewengkan, proses harus brutal dan tanpa kompromi.”

 

Ironisnya, kepala sekolah kerap tidak berada di tempat saat wartawan mencoba konfirmasi. Humas sekolah, Neti, hanya berkata: “Kepala sekolah tidak selalu ada di lokasi.” Sikap ini menimbulkan persepsi publik: ada yang sengaja disembunyikan.

 

Desakan audit brutal kini diarahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Publik menuntut pemeriksaan terbuka, profesional, dan tanpa tebang pilih. Tidak ada toleransi bagi yang bermain-main dengan dana rakyat.

 

Rp3,7 miliar adalah uang rakyat. Bukan uang pribadi untuk diselewengkan. Transparansi adalah kewajiban. Jika terbukti ada penyimpangan, hukum harus menindak dengan keras, secepat kilat, dan tanpa ampun.

 

Publik juga mendesak Bobby Nasution untuk mengevaluasi kepala sekolah dan mempertimbangkan pergantian segera. Dunia pendidikan tidak boleh lagi dibayangi kepemimpinan yang tertutup dan anggaran yang misterius.

 

Dana BOS adalah hak siswa, masa depan bangsa, dan tanggung jawab negara. Jika dikhianati, bukan hanya sekolah yang rusak masa depan anak-anak bangsa pun dirampas!

Berita Terkait

Dugaan Peredaran Narkoba Tanjung Morawa B Disorot, Nama Husen Dan Kasat Resnarkoba Ikut Terseret Dalam Informasi Warga
Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru
Dipimpin Letkol Cpm Ajumalahi, Denpom XIV/4 Makassar Gelar Senam Bersama dan Lomba Sepak Takraw Antarstaf
Sudah Turun Ke Gudang Gas, Kades Minta Legalitas Dan Plang, Kini Warga Tagih: Mana Tindakannya?
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel
Laporan Dugaan Penipuan di Polda Sumut Sudah 8 Bulan Terbengkalai, Keluarga Pelapor LA Pertanyakan Pemeriksaan Terlapor
Dugaan Oplosan Solar Subsidi Di Pekan Labuhan, Nama Andre Sinaga Disebut, Dari Gudang Hingga Dugaan Pemasok SPBU Disorot
Kodam XIV/Hasanuddin Kirim 2.212 paket Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:18 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:27 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:04 WIB

Ketika Jual Beli Rumah Sendiri Dipidana Secara Adat, Putusan Jambur Lak-lak Memantik Dugaan Rekayasa

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:45 WIB

Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih

Berita Terbaru