Demokrasi Desa Diduga Dicemari Politik Uang, Warga Sunggal Mengamuk dan Tagih Ketegasan Muspika

ASWAR

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:35 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detiktimur.net DELI SERDANG — Gelombang kemarahan warga meledak di Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Ratusan warga Dusun V mendatangi dan menggeruduk Kantor Kepala Desa di Jalan Inpres sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan praktik pembagian amplop oleh salah satu calon kepala desa nomor urut 5, Edison Gultom.

 

Aksi warga berlangsung panas. Massa menilai dugaan pemberian amplop saat kampanye dengan dalih “uang minyak” merupakan bentuk nyata politik uang yang mencederai demokrasi desa serta menghina integritas Pilkades Tanjung Gusta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam orasinya, warga secara tegas meminta pihak Muspika Kecamatan Sunggal, panitia pemilihan, hingga aparat penegak hukum segera bertindak dan tidak tutup mata terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

 

“Calon nomor urut 5 harus segera digugurkan. Jangan rusak demokrasi desa dengan cara-cara kotor. Kalau dibiarkan, Pilkades ini cacat dan penuh permainan,” teriak salah seorang warga di lokasi aksi.

 

Kemunculan video amatir yang beredar luas di media sosial disebut menjadi pemicu memuncaknya kemarahan masyarakat. Dalam video itu, diduga terlihat adanya pembagian amplop kepada warga usai kegiatan kampanye yang dihadiri ratusan masyarakat.

 

Warga menilai dalih pemberian “uang minyak” tidak dapat menghapus dugaan praktik serangan fajar terselubung yang berpotensi mempengaruhi pilihan masyarakat dalam Pilkades. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pembodohan demokrasi yang harus ditindak tegas sebelum pemungutan suara berlangsung.

 

Tak hanya melakukan aksi protes, warga juga menyampaikan dua tuntutan keras kepada pihak terkait, yakni mendesak panitia pemilihan serta pemerintah kecamatan agar segera mendiskualifikasi calon yang diduga melakukan suap politik, serta meminta aparat penegak hukum memproses dugaan pelanggaran tersebut secara transparan dan tanpa tebang pilih.

 

Situasi di Kantor Desa sempat memanas akibat teriakan massa yang meminta keadilan ditegakkan. Warga bahkan mengingatkan agar Muspika dan panitia Pilkades tidak bermain aman atau dianggap melindungi dugaan pelanggaran yang sudah menjadi konsumsi publik.

 

“Jangan tunggu desa ini ricuh. Kalau aturan dilanggar tapi dibiarkan, masyarakat bisa hilang kepercayaan terhadap seluruh proses Pilkades,” ujar warga lainnya dengan nada tinggi.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak calon kepala desa nomor urut 5 terkait tudingan pembagian amplop tersebut. Sementara warga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada keputusan tegas dari panitia dan aparat berwenang.

Berita Terkait

Skandal Dugaan Rp40 Juta Menguak! DPO Aem Disebut Masih Berkeliaran, Penyitaan Solar Bagan Serdang Jadi Sorotan
AnniverSMANSAry 76 Makassar: Momen Syukur Alumni untuk Jasa Para Guru dan Pendidik
Dugaan Peredaran Narkoba Tanjung Morawa B Disorot, Nama Husen Dan Kasat Resnarkoba Ikut Terseret Dalam Informasi Warga
Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru
Dipimpin Letkol Cpm Ajumalahi, Denpom XIV/4 Makassar Gelar Senam Bersama dan Lomba Sepak Takraw Antarstaf
Sudah Turun Ke Gudang Gas, Kades Minta Legalitas Dan Plang, Kini Warga Tagih: Mana Tindakannya?
Ketua Presidium FPII Dra Kasihhati Hadiri Pelantikan Kalapas Musi Banyuasin dan Kalapas Lahat di Sumsel
Laporan Dugaan Penipuan di Polda Sumut Sudah 8 Bulan Terbengkalai, Keluarga Pelapor LA Pertanyakan Pemeriksaan Terlapor

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Sejak 2017 Dikelola, Hendra Padang Tolak Lahannya Diklaim Masuk Hutan Adat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:03 WIB

Berkah Ramadhan, Brimob Aceh Dan Bhayangkari Gelar Buka Puasa Bersama Di Mako Kompi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 07:27 WIB

Kekerasan Terhadap Jurnalis di Aceh: Wartawan 1kabar.com Diteror dan Terancam Nyawanya!

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:26 WIB

MKKS Kota Subulussalam Dukung Penuh Peserta FLS3N Tingkat Provinsi

Berita Terbaru